Jemaat-jemaat Allah Al Masehi

[CB37]

 

 

 

 

Saudara Kita [CB37]

(Edisi 2.0 19970723-20060921)

 

Ramai di antara kita merindui seorang saudara atau saudara perempuan yang tidak pernah kita punyai atau yang telah pergi kerana keadaan yang tertentu. Tetapi kita semua mempunyai saudara yang sebenar. Kita hanya perlu mengenal pastinya dan mengakuinya. Kita mempunyai seorang saudara yang boleh kita bergantung serta percaya kepadanya.

 

 

 

Christian Churches of God

 

PO Box 369, WODEN ACT 2606, AUSTRALIA

E-mail: secretary@ccg.org

 

(Hakcipta ã 1997, 2006 CCG, ed. Wade Cox)

(Tr. 2006)

 

Karya tulis ini boleh disalin semula dan didistribusikan secara bebas dengan syarat ia disalin semuanya tanpa apa-apa perubahan atau penghapusan kata. Nama dan alamat penerbit serta notis hakcipta harus disertakan.  Sebarang bayaran tidak boleh dikenakan ke atas penerima-penerima salinan yang didistribusikan.  Petikan-petikan ringkas daripadanya boleh dimasukkan ke dalam artikel-artikel kritis dan karya ulasan tanpa melanggar undang-undang hakcipta.

 

Karya ini boleh didapati daripada Internet di:
http://www.logon.org dan http://www.ccg.org

 

 

 

 

 

 

 

Saudara Kita [CB37]



Alkitab mempunyai banyak cerita tentang saudara; sama ada ianya tentang saudara-penuh atau tentang separa-saudara, atau sanak saudara dalam unit keluarga. Mari kita lihat kepada beberapa sejarah tentang saudara. Yang pertama timbul dalam fikiran kita ialah Kain dan Habel, yakni anak-anak Adam dan Hawa. Ini adalah satu cerita yang sedih tanpa kasih persaudaraan yang ditujukkan oleh Kain untuk Habel, yang dia bunuh (Kej. 4).

 

Abraham, sahabat Allah (Yak 2:23), mempunyai beberapa anak. Kita memikirkan Ismail dan Isyak yang merupakan separa-saudara. Terdapat banyak konflik keluarga yang disebabkan oleh dua saudara ini (Kej 16; 18; 21).

 

Abraham, sebagai separah-saudara kepada Sarah, isterinya, juga lalai dalam sikap keprihatinannya terhadap dia pada waktu kecederaan menimpa dirinya. (lihat Kej 12:11-13; 20:1-13).

 

Yakub dan Esau adalah satu lagi contoh persaudaraan yang tidak mempunyai sifat kasih. (lihat Kej. Bab 27).

 

Yusuf mempunyai ramai saudara, semuanya iri hati dengannya atau memandang rendah terhadapnya, dan kebanyakannya menyembunyikan perasaan jahat dalam fikiran terhadap dia. Mereka digoda untuk membunuh dia dan akhirnya menjual dia kepada beberapa pedagang orang Israel yang telah mengambil dia ke Mesir sebagai hamba. Ini adalah tujuan Allah bagi Yusuf, tetapi saudara-saudaranya yang lebih tua tidak mempedulikan dia atau kepada bapa mereka yang sudah tua (lihat Kej. Bab 37).

 

Kita juga mungkin merujuk kepada Amnon, separa-saudara kepada Tamar, yang mana menyalahgunakan saudara perempuannya. Ini adalah anak-anak kepada Raja Daud (lihat 2 Sam. Bab 13).

 

Tidak ada dia antara kisah di atas menggambarkan satu kasih sayang yang sebenar terhadap saudara (atau saudara perempuan), yang mungkin kita harapkan daripada saudara kandung.

 

Pembacaan disepanjang sejarah dari Adam sehingga zaman para Hakim dan para Raja Israel dan Yudah, menyingkap bayak contoh pembunuhan, rogol, tipu daya, pembohongan, pembunuhan besar-besaran – saudara melawan saudara. Dengan jelas, saudara yang sebenar tidak selalunya ada di kalangan anggota keluarga – sama ada pada zaman dahulu atau sekarang dalam masyarakat yang mementingkan diri sendiri ini.

 

Tetapi perkataan “saudara” selalunya membawa erti kata dalam fikiran seorang abang atau adik yang megasihi, satu keluarga, satu unit, keprihatinan, dan kepentingan serta nilai istimewa terhadap satu dengan yang lain.

 

Bahasa Ibrani mempunyai  perkataan yang berlainan untuk merujuk kepada saudara, yakni keluarga atau teman, dan yang menarik ialah SHD 7453 rea. Perkataan ini diterjemahkan kepada SHD 7462 ra-ah – memelihara satu kumpulan, yang berhubungan dengan (sebagai kawan), pendeta (satu kumpulan), gembala.

 

Jadi dimana kita mencari orang yang baik ini yang mana akan memenuhi kerinduan kita untuk memiliki seorang saudara yang akan memberi perhatian kepada kita seperti gembala yang prihatin terhadap kawanan dombanya? Kita sebagai Kristian mempunyai satu. Saudara ini telah mendemonstrasikan kasihnya dengan memberikan nyawanya kepada kita. Saudara ini, Imam Besar kita, Tuan kita, Tuhan kita, adalah Yesus Kristus, sekarang tinggal di sebelah kanan Bapanya dan Bapa kita di sorga.

 

Yesus bukan namanya yang betul. Nama Mesiah adalah Yoshua, atau Joshua dalam penggunaan bahasa Inggeris. Juga lihat karya tulis Siapakah Yesus? (No. CB2)

 

Bagaimana kita menggambarkan dia – “B.R.O.T.H.E.R” (SAUDARA) kita?

 

BBeloved of the Father (Dikasihi oleh Bapanya).

 

2Petrus 1:17  Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

 

1Yohanes 3:1-2  Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.  2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

 

Oleh kerana itu Kristus adalah saudara kita. Dia memanggil kita saudara-saudaranya.

 

Ibrani 2:10-12  Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah--yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan--,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.  11 Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,  12 kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,"

 

Kristus adalah kelahiran pertama di kalangan banyak saudara.

 

Roma 8:29   Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

 

RRighteous (Yang Benar)

 

Mazmur 119:172  172 Lidahku akan bercakap tentang firmanMu: kerana semua hukum-hukum kamu adalah benar.

 

Kristus adalah mewakili kebenaran. Dia mengikuti Hukum-hukum serta perintah-perintah Bapa sepenuhnya walaupun dia. Dia telah dicobai sama seperti kita namun dia tidak pernah berdosa.

 

Ibrani 4:15  Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

 

1Yohanes 3:4 memberikan definisi yang jelas apakah itu “dosa” – Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa adalah pelanggaran hukum Allah.

 

1Yohanes 3:4  Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.

 

Kebenaran dan keadilan adalah perkataan yang sama dalam bahasa Ibrani. Oleh itu, dia juga seorang yang adil.

 

Zakariah 9:9 Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.

 

Kisah 3:14-15 Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu.  15 Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.

 

Dengan cara yang sama, saudara kita adalah benar kerana dia adalah adil. Dia memberikan nyawanya supaya kita selamat, yang mana membawa kita kepada fakta yang seterusnya.

 

OOffering (Persembahan)

Pengorbanan Mesiah adalah persembahan yang tertinggi, meliputi semua persembahan dalam  hukum ritual.  Perhatikan Filipi 2:5-9:

 

Filipi 2:5-9 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,  6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,  7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.  8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.  9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

 

T Trust (Kepercayaan).

Kepercayaan  kita adalah dalam firman Allah, yakni Alkitab - dan dalam Kristus yakni, Logos, Firman Allah itu sendiri. Kita tidak percaya kepada manusia (atau diri sendiri).

 

Mazmur 146:3  Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak dapat memberikan keselamatan.

 

Amsal 28:26 Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat.

 

Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

 

1Petrus 5:7   Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

 

HHear (Dengar).

Kita mendengar suaranya dan mengikutinya, dan tidak mendengar suara orang yang tidak dikenali.

 

Yohanes 10:3-4 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.  4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.  5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

 

E Eternal (Kekal).

Kristus adalah saudara kita yang kekal dan Imam Besar serta juruselamat. Dia telah diberikan kekekalan untuk duduk bersama dengan Allah Bapa di atas takhtanya.

 

Wahyu 3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

 

Kristus adalah anak sulung dari orang yang mati, dan sekarang menjadi saudara kita yang kekal.

 

Kolose 1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

 

Kristus adalah, dari Roma 1:4 dinyatakan sebagai Anak Allah yang berkuasa, menurut Roh yang kudus, melalui kebangkitan dari orang mati.

 

Roma 1:4 dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.

 

RRoyal (Raja)

Kristus adalah Raja yang datang. Allah Bapa memberi kepada dia gelaran “Tuhan atas segala tuhan-tuhan” dan “Raja atas segala raja-raja” dari Wahyu 17:14.

 

Wahyu 17:14  Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."

 

Dan lebih meluas dalam peranan ini:

 

Wahyu 11:15  Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya."

 

Daniel bercakap tentang Kristus dalam ayat yang seterusnya:

 

Daniel 7:13-14  Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.  14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

 

Maka ini, adalah Saudara (Brother) yang kita inginkan – Yesus Kristus (Yoshua atau Joshua, Sang Mesiah).

Dia adalah Benar (Righteous).

Dia Menyerahkan (Offered) nyawanya.

Kita boleh Percaya (Trust) kepadanya.

Kita Mendengar (Hear) dia dan mengikuti gembala ini. Dia tidak akan mengkhianati kita.

Dia adalah Kekal (Eternal).

Dia akan Berkuasa (Reign) untuk selamanya sebagai Raja.

 

Kita mempunyai tempat bersama dengan dia. Dia adalah anak sulung dari banyak saudara, saudara kita yang kekasih dan kita boleh menjadi pewaris-bersama dalam warisan yang diberikan oleh BAPA KITA.

 

Roma 8:17   Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

 

Melalui dia kita menjadi saudara-saudara kepada seluruh warga alam.

 

Wahyu 12:10  Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.

 

Bagaimana dia mengenal pasti kita sebagai saudara-saudara? Bagaimana kita menjadi anak-anak Allah? Saudara kita sudah memberitahu kita siapa diri kita.

 

Matius 12:47-50  Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."  48 Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"  49 Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!  50 Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."

 

Dia akan memulihkan penciptaan di bawah Satu Allah yang benar yang merupakan Bapa dan Allah kepada semua kita.

 

Yohanes 20:17 Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."

 

Inilah saudara yang kita banggakan.

 

q