Jemaat-jemaat Allah Al Masehi
[010]
Memberi [010]
(Edition
1.0 20000902-20000902)
Belajar untuk memberi adalah dasar kepada Kasih Allah.
E-mail: secretary@ccg.org
(Hakcipta ã 2000 Wade Cox and Erica Cox)
(Tr. 2004)
Karya tulis ini boleh disalin semula dan didistribusikan secara bebas dengan syarat ia disalin semuanya tanpa apa-apa perubahan atau penghapusan kata. Nama dan alamat penerbit serta notis hakcipta harus disertakan. Sebarang bayaran tidak boleh dikenakan ke atas penerima-penerima salinan yang didistribusikan. Petikan-petikan ringkas daripadanya boleh dimasukkan ke dalam artikel-artikel kritis dan karya ulasan tanpa melanggar undang-undang hakcipta.
Karya
ini boleh didapati daripada Internet di:
http://www.logon.org dan http://www.ccg.org
Memberi [010]
Demi untuk menunjukkan kepada kita bagaimana untuk memberi, Allah telah memberikan contoh. Dia tidak pernah berhenti memberi kepada kita. Kita akan melihat kepada contoh-contoh ini dan menelitinya dalam tindakbalas kita terhadap Allah dan sesama kita sendiri. Sikap kita terhadap memberi perlu menggambarkan sikap Allah.
Karunia dari Allah
Banyak diperkatakan tentang memberi di dalam Alkitab, di mana ianya memakan masa yang banyak untuk menelitinya dalam setiap tulisan mengenainya. Bagaimana pun, kita harus faham bahawa kita tidak boleh hidup sebagai orang Kristian, ataupun memasuki kehidupan kekal, kecuali kita ketengahkan konsep ini dan meletakkan sikap memberi ke dalam setiap aspek kehidupan kita. Kita tidak boleh memelihara Perintah Hukum Pertama yang terutama bersama dengan hukum-hukum yang menyertainya, kecuali kita memberikan kasih kepada Allah, menyembah dan menuruti seperti yang dia kehendaki. Kita tidak boleh menuruti Perintah Hukum yang kedua terutama, kecuali kita memberi kepada saudara-saudara kita, kasih yang diperlukan dalam perintah hukum ini, juga bersama dengan perintah hukum yang menyertainya. Semua yang dilakukan oleh Allah adalah memberi.
Karunia Terbesar dari Mesiah
Daripada mulanya Allah sudah memberikan
kepada kita semuanya. Dia memberikan kehidupan (Kej 1:26-27). Dia juga
menjanjikan kepada kita habitasi yang menyediakan semua keperluan fizikal kita.
Dia memberikan kepada kita jalan kehidupan yang menjanjikan kedua-dua spiritual
dan fizikal kita terus berjalan. Kita diperlukan untuk hidup menurut
hukum-hukum yang disediakan kepada kita. Kita telah diberi amaran tentang
akibat sekiranya kita gagal untuk hidup sedemikian (Ul. 28) (dipetik juga dalam
karya tulis Keberkatan
dan Kutukan (No. 75)).
Upah dosa, yakni melanggar terhadap hukum, adalah maut. Kerana gagal untuk hidup menurut hukum-hukum ini, Allah telah memberikan karunia yang terbesar. Dia telah memberikan Yesus Kristus supaya dosa-dosa kita boleh diampuni; dan pendamaian boleh dilakukan bagi kita supaya perhubungan kita dengan Allah boleh dipulihkan.
Yohanes 3:16 16 Karena begitu besar kasih
Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh
hidup yang kekal.
Allah tahu kita akan gagal dan Dia telah membuat ketetapan untuk itu.
Yesaya 42:1-8 1 Lihat, itu hamba-Ku yang
Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh
Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. 2 Ia tidak akan
berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan. 3 Buluh yang patah
terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan
dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. 4 Ia sendiri tidak
akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di
bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
5 Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan
membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya,
yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada
mereka yang hidup di atasnya: 6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud
penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi
engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk
bangsa-bangsa, 7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari
tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah
penjara. 8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku;
Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku
kepada patung.
Semua yang dilakukan oleh Allah adalah di dalam aspek memberi, demikian juga dengan Kristus. Semasa hidupnya dia telah memberikan kesihatan kepada orang sakit, penglihatan atau pendengaran kepada yang memerlukannya, membebaskan dari roh jahat dan juga membangkitkan orang yang sudah mati. Melalui kematiannya Kristus telah memberikan kepada kita keupayaan untuk memperolehi kehidupan kekal, tetapi untuk ini kita harus hidup seperti Kristus hidup, yakni menurut kepada Allah. Kita harus hidup di dalam iman dan percaya.
Yohanes 6:30-40 30 Maka kata mereka kepada-Nya: "Tanda apakah yang Engkau
perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah
yang Engkau lakukan? 31 Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada
tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga." 32 Maka kata Yesus
kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang
memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti
yang benar dari sorga. 33 Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan
yang memberi hidup kepada dunia." 34 Maka kata mereka kepada-Nya:
"Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa." 35 Kata Yesus kepada
mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan
lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. 36 Tetapi Aku telah
berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya. 37 Semua yang
diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang
kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. 38 Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk
melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus
Aku. 39
Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang
telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya
Kubangkitkan pada akhir zaman. 40 Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang
melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya
Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
Yakobus 1:17-18 memberitahu kita bahawa karunia yang baik datang dari Allah.
Yakobus 1:17-18 17 Setiap pemberian yang baik dan setiap
anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala
terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. 18 Atas kehendak-Nya
sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada
tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.
Yakobus 1:5-7 memberitahu kita bahawa kita perlu meminta
Yakobus 1:5-7
5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia
memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah
hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan
kepadanya. 6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan
bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang
diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. 7 Orang yang demikian janganlah
mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
Kita harus sedar bahawa walaupun kita diberikan segala sesuatu, kita harus meminta dari Allah dengan rendah hati dan ikhlas, mengingati bahawa kita tidak meminta semua ini untuk diri kita sendiri, tetapi untuk orang lain juga, supaya keperluan mereka dipenuhi, kesihatan mereka dipulihkan, masalah mereka diselesaikan dan kehidupan spiritual mereka dikembangkan.
Kita diberikan Roh Kudus sewaktu
pembaptisan serta penerimaan Perjanjian dengan Allah. Sebagai balasan bagi
penerimaan ke dalam tubuh Yesus Kristus, kita harus memelihara hukum-hukum
Allah dan kita harus memberi kepada orang lain sepertimana kita telah
diberikan. Memberi adalah satu ekspresi kasih. Oleh itu, mengasihi Allah adalah
memberi kepada Allah apa yang dia mahu dari kita. (Lihat Hukum Allah (No. L1) dan karya tulis tentang Hukum (No. 252-56)
Mengasihi tetangga kita seperti kita mengasihi diri kita sendiri, adalah
memberi mengikut kemampuan kita, supaya kehidupan mereka dikembangkan, tidak
musnah kerana pelanggaran kita terhadap hukum Allah. Kita tidak mencri dari
mereka; kita tidak menjadi saksi dusta terhadap mereka; kita tidak merasa iri
hati terhadap mereka (lihat Karya tentang Hukum [257-263].
1Korintus
12:4-11 4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. 5 Dan ada rupa-rupa pelayanan,
tetapi satu Tuhan. 6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu
yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. 7 Tetapi kepada tiap-tiap orang
dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. 8 Sebab kepada yang seorang Roh
memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh
yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. 9 Kepada yang
seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan
karunia untuk menyembuhkan. 10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat,
dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang
lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada
yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan
kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. 11 Tetapi semuanya
ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada
tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.
Paulus
mengingatkan kita betapa perlunya kasih apabila menggunakan karunia kita. Tanpa
kasih kita tidak bererti apa-apa.
1Korintus
13:1-12 1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan
bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong
yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 2 Sekalipun aku mempunyai karunia
untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh
pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan
gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 3 Dan sekalipun aku
membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku
untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada
faedahnya bagiku. 4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak
memegahkan diri dan tidak sombong. 5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak
mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan
orang lain. 6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
7 Ia
menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu,
sabar menanggung segala sesuatu. 8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan
berhenti; pengetahuan akan lenyap. 9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan
nubuat kita tidak sempurna. 10 Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan
lenyap. 11 Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku
merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah
aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. 12 Karena sekarang
kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita
akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak
sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri
dikenal.
Allah menyediakan keperluan fizikal kita dan juga keperluan spiritual kita.
Matius 6:25-33 25 "Karena itu Aku berkata
kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau
minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.
Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting
dari pada pakaian? 26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak
menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh
Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? 27 Siapakah di
antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan
hidupnya? 28 Dan mengapa kamu kuatir akan
pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan
tanpa memintal, 29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun
tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. 30 Jadi jika demikian Allah
mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api,
tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya? 31 Sebab itu
janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang
akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 32 Semua itu dicari
bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu,
bahwa kamu memerlukan semuanya itu. 33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan
kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Dalam Kejadian 8:20-22, berikutan dengan air bah, Allah telah berjanji bahawa sementara bumi masih ada, kita akan mempunyai musim-musim, musim menuai dan keadaan dimana kita boleh terus hidup.
20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang
tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa
ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. 21 Ketika TUHAN
mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya:
"Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang
ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan
membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. 22 Selama bumi masih
ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau
dan hujan, siang dan malam."
Bagaimana pun, kita perlu lihat apa yang telah dilakukan oleh umat manusia kepada keadaan sekeliling ini. Kita mempunyai tanggungjawab untuk memastikan kita memeliharanya seperti yang diperintahkan oleh hukum Allah. Sebagai contoh. Kita tidak memberikan tanah ini hari-hari Sabat selama ratusan tahun dan kita akan mendapat akibatnya. Kita telah musnahkan atmosfera dengan bahan-bahan kemewahan; kita musnahkan laut dengan memakan haiwan yang mampu memperbaiki dan membersihkan kandungan lautan, dan selalu menolak jenis makanan yang disediakan oleh Allah bagi kita. Kita membunuh binatang dan burung-burung hanya untuk keseronokan atau semata-mata untuk kekayaan, dan bukannya mengendalikan cara pemakanan yang lebih baik. Kita telah gagal untuk menjaga alam sekeliling kita seperti yang seharusnya kita lakukan dan kita gagal untuk hidup menurut cara yang seharusnya dan kesihatan serta kehidupan kita telah menjadi musnah.
Apakah yang dijanjikan Allah kepada kita sebagai balasan kepada kesetiaan?
Imamat 26:1-13
1 "Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu
berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu
tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN,
Allahmu. 2 Kamu harus memelihara hari-hari Sabat-Ku dan menghormati tempat
kudus-Ku, Akulah TUHAN. 3 Jikalau kamu hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada
perintah-Ku serta melakukannya, 4 maka Aku akan memberi kamu hujan pada masanya, sehingga tanah itu memberi
hasilnya dan pohon-pohonan di ladangmu akan memberi buahnya. 5 Lamanya musim
mengirik bagimu akan sampai kepada musim memetik buah anggur dan lamanya musim
memetik buah anggur akan sampai kepada musim menabur. Kamu akan makan makananmu
sampai kenyang dan diam di negerimu dengan aman tenteram. 6 Dan Aku akan
memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring
dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari
negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu. 7 Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan
tewas di hadapanmu oleh pedang. 8 Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang
dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu
oleh pedang. 9 Dan Aku akan berpaling kepadamu dan akan membuat kamu beranak cucu
serta bertambah banyak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu. 10 Kamu masih akan makan hasil lama dari panen
yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru. 11 Aku akan
menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak
melihat kamu. 12 Tetapi Aku akan hadir di
tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku. 13 Akulah TUHAN,
Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi
menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat
kamu berjalan tegak."
Oleh kerana kita tidak berikan kepada Allah apa yang seharusnya kita berikan kepada Dia, tidak hidup harmoni dengan Dia, tidak hidup harmoni dengan orang lain serta dengan alam sekeliling, dan tidak mengikuti perintah, yang seharusnya membolehkan kita memelihara kesihatan fizikal dan spiritual bagi individu dan bumi, kita akan melihan kemusnahan melalui peperangan, penyakit, bencana dan pencemaran. Sekiranya kita membeli peralatan yang mahal, kita akan membaca serta mengikuti peraturannya. Kita akan menjaganya dan memperbaikinya sekiranya ia rosak. Kita juga merasa bangga untuk mengikuti peraturan yang membolehkan kita memelihara alam sekeliling yang diberikan kepada kita dalam keadaan yang sempurna. Kita seharusnya boleh hidup di dalam keadaan yang aman dan makmur.
Tanggungjawab Umat Pilihan
Sekarang, mari kita lihat bagaimana kita boleh memberi. Dengan memberi kita boleh menukar keadaan ini semua. Dengan memberi kembali kepada Allah persepuluhan dan persembahan, berbalik kepada hukum-hukumNya dan bertobat dari cara hidup kita, dunia ini akan berubah.
Kita telah diberikan banyak contoh bagaimana cara orang-orang memberi pada zaman Alkitab. Kita akan meneliti beberapa darinya.
Allah memerintahkan Musa untuk membina Bait suci.
Keluaran 35:20-23 20 Lalu pergilah segenap jemaah
Israel dari depan Musa. 21 Sesudah itu datanglah setiap orang yang tergerak hatinya, setiap
orang yang terdorong jiwanya, membawa persembahan khusus kepada TUHAN untuk
pekerjaan melengkapi Kemah Pertemuan dan untuk segala ibadah di dalamnya dan
untuk pakaian kudus itu. 22 Maka datanglah mereka, baik laki-laki maupun perempuan, setiap orang
yang terdorong hatinya, dengan membawa anting-anting hidung, anting-anting
telinga, cincin meterai dan kerongsang, segala macam barang emas; demikian juga
setiap orang yang mempersembahkan persembahan unjukan dari emas bagi TUHAN. 23 Juga setiap orang
yang mempunyai kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu
kambing, kulit domba jantan yang diwarnai merah dan kulit lumba-lumba, datang
membawanya.
Perhatikan bahawa semua yang memberi adalah dari hati yang rela. Mereka mahu memberi bagi kemuliaan Allah.
Pemulihan kepada Kaabah dibawah Ezra juga disiapkan dalam keadaan itu.
Ezra 2:68-69 68 Beberapa kepala kaum
keluarga, tatkala datang ke rumah TUHAN yang di Yerusalem, mempersembahkan
persembahan sukarela guna pembangunan rumah Allah pada tempatnya semula. 69 Mereka memberi
sumbangan sekadar kemampuan mereka untuk perbendaharaan guna pekerjaan itu
sebanyak enam puluh satu ribu dirham emas, lima ribu mina perak dan seratus
helai kemeja imam.
Mereka memberi setakat yang mereka mampu.
Persembahan diberikan kepada Kaabah:
Lukas 21:1-4
1 Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya
memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. 2 Ia melihat juga seorang janda miskin
memasukkan dua peser ke dalam peti itu. 3 Lalu Ia berkata: "Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada
semua orang itu. 4 Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi
janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."
Perempuan ini memberi segala yang dia ada dan Kristus dengan jelas mengingatinya, kerana sikap dan imannya. Setiap orang akan dihakimi menurut pekerjaannya dalam kemampuannya.
Apabila jemaat di Yerusalem bermula, anggota-anggota berkumpul bersama, supaya orang yang memerlukan boleh dibantu.
Kisah 2:44-47
44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan
segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, 45 dan selalu ada dari mereka
yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai
dengan keperluan masing-masing. 46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari
dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir
dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 47 sambil memuji
Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah
mereka dengan orang yang diselamatkan.
Di sini, Paulus dan teman-temannya dengan jelas dihargai.
Kisah 28:7-10
7 Tidak jauh dari tempat itu ada tanah milik gubernur pulau itu.
Gubernur itu namanya Publius. Ia menyambut kami dan menjamu kami dengan
ramahnya selama tiga hari. 8 Ketika itu ayah
Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia
berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia. 9 Sesudah peristiwa
itu datanglah juga orang-orang sakit lain dari pulau itu dan merekapun
disembuhkan juga. 10 Mereka sangat menghormati kami dan ketika kami bertolak, mereka
menyediakan segala sesuatu yang kami perlukan.
Adakah kita mmepunyai sikap yang betul terhadap orang lain. Atau adakah kita memilih buluh dan justru itu memberikan lebih keutamaan kepada orang yang kurang memerlukan? Memilih buluh adalah dosa.
Yakobus 2:1-26 1 Saudara-saudaraku, sebagai
orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman
itu kamu amalkan dengan memandang muka. 2 Sebab, jika ada seorang masuk
ke dalam kumpulanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian indah dan datang
juga seorang miskin ke situ dengan memakai pakaian buruk, 3 dan kamu
menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya:
"Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!", sedang kepada orang
yang miskin itu kamu berkata: "Berdirilah di sana!" atau:
"Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!", 4 bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam
hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? 5 Dengarkanlah, hai
saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap
miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris
Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia? 6 Tetapi kamu telah
menghinakan orang-orang miskin. Bukankah justru orang-orang kaya yang menindas
kamu dan yang menyeret kamu ke pengadilan? 7 Bukankah mereka yang
menghujat Nama yang mulia, yang oleh-Nya kamu menjadi milik Allah? 8 Akan tetapi,
jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci:
"Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat
baik. 9
Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu
menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. 10 Sebab barangsiapa menuruti
seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah
terhadap seluruhnya. 11 Sebab Ia yang mengatakan: "Jangan berzinah", Ia
mengatakan juga: "Jangan membunuh". Jadi jika kamu tidak berzinah
tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga. 12 Berkatalah dan
berlakulah seperti orang-orang yang akan dihakimi oleh hukum yang memerdekakan
orang. 13 Sebab penghakiman yang tak
berbelas kasihan akan berlaku atas orang yang tidak berbelas kasihan. Tetapi
belas kasihan akan menang atas penghakiman. 14 Apakah gunanya,
saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia
tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? 15 Jika seorang
saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan
sehari-hari, 16 dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan,
kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak
memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? 17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman
itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. 18 Tetapi mungkin ada
orang berkata: "Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan", aku akan
menjawab dia: "Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku
akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku." 19 Engkau percaya,
bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya
akan hal itu dan mereka gemetar. 20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman
tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? 21 Bukankah Abraham, bapa kita,
dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak,
anaknya, di atas mezbah? 22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan
oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. 23 Dengan jalan demikian
genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka
Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu
Abraham disebut: "Sahabat Allah." 24 Jadi kamu lihat, bahwa
manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. 25 Dan bukankah demikian
juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia
menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong
mereka lolos melalui jalan yang lain? 26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati,
demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
Iman tanpa pekerjaan adalah mati.
Allah telah memberi amaran kepada orang yang kaya untuk berhati-hati supaya tidak meletakkan kekayaan mereka lebih besar dari Allah dan dari mereka yang memerlukan. Ada kemungkinan mereka tidak memberi mengikut kemampuan mereka dan kadang-kadang ada rasa dendam.
Yakobus 5:1-6 1 Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah
atas sengsara yang akan menimpa kamu! 2 Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah
dimakan ngengat! 3 Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi
kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah
mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir. 4 Sesungguhnya telah
terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah
menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan
mereka yang menyabit panenmu. 5 Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi, kamu
telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. 6 Kamu telah
menghukum, bahkan membunuh orang yang benar dan ia tidak dapat melawan kamu.
Paulus memberi petunjuk kepad orang kaya.
1Timotius 6:17-19 17 Peringatkanlah kepada
orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan
berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah
yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. 18 Peringatkanlah
agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan
membagi 19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang
baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang
sebenarnya.
Kita diberi amaran bahawa masa sudah suntuk. Kita perlu pastikan bahawa kita mengikuti Allah. Sikap yang betul adalah penting kerana sekiranya kita memberi dengan sikap yang salah, kita adalah sama dengan orang yang tidak memberi. Karunia yang diberi dengan rasa dendam bukan satu karunia.
1Petrus 4:7-11 7 Kesudahan segala sesuatu
sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat
berdoa. 8 Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang
lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. 9 Berilah tumpangan seorang
akan yang lain dengan tidak bersungut-sungut. 10 Layanilah seorang akan yang
lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai
pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. 11 Jika ada orang yang
berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah;
jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang
dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus
Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.
Sekiranya kita tidak dapat memberi dengan kasih, kita gagal mendapatkan karunia yang berlimpah dari Allah. Kristus memberikan nyawanya kepada kita. Kita harus memberi tidak kurang dari itu. Kebanyakan kita mungkin tidak diminta untuk memberi dengan banyak, tetapi apa yang boleh kita berikan, haruslah diberikan tanpa rasa was-was.
Dalam 1 Yohanes 3:16-24 ia berbunyi:
1 Yohanes 3:16-24 16 Demikianlah kita ketahui
kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi
kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. 17 Barangsiapa
mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi
menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat
tetap di dalam dirinya? 18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau
dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. 19 Demikianlah kita
ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh
menenangkan hati kita di hadapan Allah, 20 sebab jika kita
dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui
segala sesuatu. 21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh
kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, 22 dan apa saja yang
kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala
perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. 23 Dan inilah perintah-Nya itu:
supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling
mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. 24 Barangsiapa
menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang
telah Ia karuniakan kepada kita.
Efek Memberi
Apabila kita memberi dari hati kita, kita juga akan mendapat sebagai balasannya.
Markus 9:41 41 Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu
adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya."
Dalam Lukas 6:38 Kristus berfirman:
Lukas 6:38 38 Berilah dan kamu akan
diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang
tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai
untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
Jemputan untuk Keselamatan
Melalui Yesaya kita diberitahu bahawa kita boleh mendapat keselamatan. Kristus mampu menyelamatkan kita. Karunia kehidupan kekal adalah pilihan yang berterusan. Sekiranya kita gagal untuk mengalami kebangkitan yang pertama, kita akan mendapat peluang yang kedua. Ianya kehendak Allah bahawa tidak ada orang yang akan binasa.
Yesaya 55:1-7 1 Ayo, hai semua orang yang
haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang,
marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu
tanpa bayaran! 2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan
upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku
maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling
lezat. 3 Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka
kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut
kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud. 4 Sesungguhnya, Aku telah
menetapkan dia menjadi saksi bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja dan
pemerintah bagi suku-suku bangsa; 5 sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa
yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari
kepadamu, oleh karena TUHAN, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel,
yang mengagungkan engkau. 6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya
selama Ia dekat! 7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat
meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan
mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan
limpahnya.
Kita juga harus ingat untuk berterima-kasih atas karunia yang diberikan kepada kita dan berterima kasih atas segalanya. Kadang-kadang kita merasa bahawa kita tidak mendapat keadilan dan keadaan tidak berpihak kepada kita dan semua yang kita lakukan seolah-olah salah. Inilah masa yang baik untuk mengingati bahawa semua perkara membawa kebaikan kepada mereka yang mengasihi Allah dan mereka yang dipanggil menurut kehendakNya (Roma 8:28). Apabila kita bersyukur kepada Allah kita akan mengingati berkat-berkat yang telah disediakan kepada kita dan ini boleh membantu ita untuk mengingati untuk memberi kepada orang lain.
Efesus 1:1-11 1 Dari Paulus, rasul Kristus
Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang
percaya dalam Kristus Yesus. 2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari
Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. 3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus
Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani
di dalam sorga. 4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia
dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. 5 Dalam kasih Ia telah
menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya,
sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, 6 supaya terpujilah
kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia,
yang dikasihi-Nya. 7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu
pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, 8 yang dilimpahkan-Nya kepada
kita dalam segala hikmat dan pengertian. 9 Sebab Ia telah menyatakan
rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu
rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus 10 sebagai persiapan
kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala
sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi. 11 Aku katakan "di dalam
Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang
dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai
dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan
kehendak-Nya--
Kristus datang untuk menyatukan kedua-dua warga semesta alam dan warga bumi.
Pertama, kita harus kembali kepada Allah dan memastikan bahawa kita benar di hadapan Dia. Maleakhi memberikan satu amaran keras tentang efek ini.
Maleakhi 3:6-18 6 Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak
berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. 7 Sejak zaman nenek moyangmu
kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah
kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi
kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?" 8 Bolehkah manusia
menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara
bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan
persembahan khusus! 9 Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu
seluruh bangsa! 10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah
perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku,
firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap
langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. 11 Aku akan
menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan
supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta
alam. 12 Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini
akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam. 13 Bicaramu kurang
ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Apakah kami
bicarakan di antara kami tentang Engkau?" 14 Kamu berkata: "Adalah
sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus
dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN
semesta alam? 15 Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang
gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan
mencobai Allahpun, mereka luput juga." 16 Beginilah berbicara satu
sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan
mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang
yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya." 17 Mereka akan
menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang
Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya
yang melayani dia. 18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan
orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak
beribadah kepada-Nya.
Maka itu, langkah pertama kita adalah untuk memastikan kita memberi persepuluhan yang betul. Berikan kepada Allah apa yang Dia kehendaki dari kita. Dengan semua yang dilakukanNya kepada kita, sememangnya dia layak meminta dari kita. Mengapa kita merasa benci dengan apa yang Allah katakan? Kita menurut undang-undang negara kita untuk mengelakkan diri dari didenda dan ihukum. Memelihara undang-undang negara tidak memberi balasan seperti kita memelihara hukum-hukum Allah. Yang satu mengelakkan kita daripada sebarang masalah; yang satu lagi menyediakan keberkatan yang berlimpah dalam kesihatan dan kehidupan, yang diikuti dengan kehidupan yang kekal. Yang satu berakhir dengan kematian, manakala yang satu lagi menyediakan kehidupan yang berlimpah.
Selepas pemberian persepuluhan yang betul serta persembahan diberikan kepada Allah, lihatlah kepada saudara-saudara kamu dan tetangga kamu. Apabila kamu melihat sesuatu keperluan, tangani perkara ini sebelum kamu diminta. Kadang-kadang sesetangah orang merasa sukar untuk meminta bantuan.
Sesetengah kita tidak mempunyai wang, tetapi adakah itu menjadi alasan untuk tidak membantu? Kita mungkin mempunyai masa untuk berbicara kepada seseorang atau berdoa untuk seseorang. Berikan pakaian kepada yang memerlukan. Sediakan selimut kepada mereka yang kesejukan. Jemputlah seseorang untuk makan petang yang mungkin kesunyian atau yang memerlukan makanan yang baik. Sekiranya kita membuka mata kita, saya pasti kita akan mendapat kesempatan untuk memberi sesuatu kepada seseorang yang memerlukan lebih pertolongan daripada kita. Sekiranya kita melihat kepada senarai perkara yang kita doakan, kita akan melihat perkara-perkara yang boleh kita lakukan di dalam doa-doa kita. Surat atau kad, satu galakkan melalui panggilan telefon, atau satu hadiah kecil. Sekiranya kamu tinggal berdekatan, mungkin kamu boleh memasak makanan dan memberikan kepada tetangga kamu. Ambil masa bersama mereka. Fikirkan tentang kanak-kanak dan saudara-saudara kita yang tua untuk seketika. Senarai ini tidak berkesudahan, tetapi kita harus prihatin kepada keperluan orang lain. Selalunya perkara-perkara yang kecil yang mendapat penghargaan yang lebih. Kita semua tidak boleh melakukan perkara yang besar untuk orang lain. Kita semua tidak mempunyai karunia yang boleh menyembuh, atau kekayaan, atau kepakaran yang tertentu. Peluang untuk memberi bantuan di dalam keadaan bencana bukan untuk setiap orang. Pada zaman sekarang di mana undang-undang tidak lagi menjadi ukuran, ianya selalu tidak sesuai, dan mungkin merbahaya untuk menyediakan bantuan secara individu, tetapi ianya tidak mustahil untuk memberi amaran kepada mereka yang berkepakaran dan mempunyai sumber untuk menangani keadaan tersebut. Ianya juga perlu untuk memikirkan tentang bagaimana dan apa yang kita harus berikan. Ianya tidak sesuai untuk memberikan wang kepada penagih yang mana dia akan membelanjakan wang itu untuk ketagihan tersebut. Seorang penagih memerlukan bentuk bantuan yang lain. Kita harus boleh melihat perbezaannya dan harus berdoa untuk mendapat hikmat.
2 Korintus 9:6-15 menyimpulkan perkara ini:
6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. 7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yan memberi dengan sukacita. 8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. 9 Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya." 10 Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; 11 kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami. 12 Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah. 13 Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang, 14 sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu. 15 Syukur kepada Allah karena karunia-Nya yang tak terkatakan itu!
q