Jemaat-jemaat Allah Al Masehi
[130]
Dorongan dan Putus Asa
(Edisi 1.1 19950812-19980613)
Dorongan adalah kaedah untuk memberikan keteguhan dan keyakinan dalam diri orang lain. Ia membantu untuk memberikan motivasi kepada seseorang untuk bekerja di dalam satu situasi yang sukar dan menanamkan harapan pada masa hadapan yang lebih cerah. Setiap orang memerlukan dorongan pada masa-masa yang tertentu. Kita harus kerap memberikan pujian dan penghargaan kepada satu dengan yang lain. Dorongan boleh membantu seseorang itu bekerja dengan lebih gigih lagi dan mencapai lebih besar lagi. Ia membantu meringankan beban seseorang atau malah mungkin mengubah haluan kehiduopannya. Alkitab memperingatkan bahawa kita harus menghibur dan mendorong satu dengan yang lain, sama seperti yang dilakukan oleh Allah kepada mereka yang mempercayainya dan menuruti Dia.
E-mail: secretary@ccg.org
(Hakcipta ©1995, 1998 Wade Cox)
(Tr. 2005)
Karya tulis ini boleh disalin semula dan didistribusikan secara bebas dengan syarat ia disalin semuanya tanpa apa-apa perubahan atau penghapusan kata. Nama dan alamat penerbit serta notis hakcipta harus disertakan. Sebarang bayaran tidak boleh dikenakan ke atas penerima-penerima salinan yang didistribusikan. Petikan-petikan ringkas daripadanya boleh dimasukkan ke dalam artikel-artikel kritis dan karya ulasan tanpa melanggar undang-undang hakcipta.
Karya ini boleh didapati daripada Internet di:
http://www.logon.org dan http://www.ccg.org
Dorongan dan Putus Asa [130]
Dorongan adalah kaedah untuk memberikan keteguhan dan keyakinan dalam diri orang lain. Ia membantu untuk memberikan motivasi kepada seseorang untuk bekerja di dalam satu situasi yang sukar dan menanamkan harapan pada masa hadapan yang lebih cerah. Setiap orang memerlukan dorongan pada masa-masa yang tertentu. Kita harus kerap memberikan pujian dan penghargaan kepada satu dengan yang lain. Dorongan boleh membantu seseorang itu bekerja dengan lebih gigih lagi dan mencapai lebih besar lagi. Ia membantu meringankan beban seseorang atau malah mungkin mengubah haluan kehiduopannya. Alkitab memperingatkan bahawa kita harus menghibur dan mendorong satu dengan yang lain, sama seperti yang dilakukan oleh Allah kepada mereka yang mempercayainya dan menuruti Dia.
Allah menguji kita demi untuk mengesahkan iman kita atau membuktikan komitmen kita. Kita berada dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan sifat yang beriman.
Roma 5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Membina sifat bererti menurut walaupun pada masa kesukaran. Menuruti Allah semasa kita berada di dalam kesukaran mendemonstrasikan iman. Ianya lebih muda untuk menuruti Allah apabila keadaan kita baik tetapi ujian yang sebenarnya datang semasa kita dibendungi oleh beban yang berat.
Satu contoh iman yang teguh adalah Abraham. Allah telah menguji dia dengan menyuruh dia mengorbankan anaknya sebagai korban bakaran (Kej 22:12). Abraham telah bersedia untuk menuruti Allah dalam hal ini, walaupun ini sangat menyakitkannya kerana dia percaya kepada Allah dan tahu bahawa anaknya akan dibangkitkan. Tetapi Abraham telah lulus dalam ujian iman ini dan Allah menarik balik permintaan itu melalui malaikat.
Kejadian 22:12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
Cerita Ayub adalah satu contoh kesengsaraan, kesetiaan dan pemahaman seorang manusia. Ayub tidak tahu mengapa ujian ini datang kepada dia tetapi Allah telah membenarkan seteru itu untuk menguji dia.
Selepas Ayub kehilangan semua hartanya dan anak-anaknya, kawan-kawan Ayub meratap dan berkabung untuk dia. Mereka menghiburkan dia dengan kehadiran mereka.
Ayub 2:11-13 Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia, maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Teman, dan Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia. 12 Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit. 13 Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya.
Ayub tidak keseorangan menghadapi ujian dan pencubaan. Bukan yang lemah sahaja yang dicuba tetapi yang kuat juga menghadapi beban ini. Orang-orang yang paling besar di dalam sejarah Israel telah menghadapi pencubaan dan berfikir diri mereka tidak memadai untuk tugas itu.
Orang-orang Israel, dalam keadaan mereka yang diperhambakan oleh orang Mesir telah merasa putus asa.
Keluaran 6:9 Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.
Namun Allah mendengar keperitan mereka dan sesungguhnya telah menggunakan perhambaan ini untuk menggandakan mereka di bawah seteru. Dia melantik satu penebus, namun mereka tidak mendegarkan dia. Mereka tidak mendengar kepada Musa dan juga kepada Kristus.
Musa melihat dirinya tidak memadai apabila diutus untuk misi ini untuk orang Israel.
Keluaran 4:10 Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."
Dia telah diberikan Harun sebagai nabi dan dia sendiri telah dijadikan elohim kepada Harun dan kepada Mesir (Kel 4:16; 7:1). Namun dia masih putus asa di bawah seteru ini.
Apabila umat Israel inginkan daging, Musa menjadi lesu dan menuduh Allah.
Bilangan 11:11-15 Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: "Mengapa Kauperlakukan hamba-Mu ini dengan buruk dan mengapa aku tidak mendapat kasih karunia di mata-Mu, sehingga Engkau membebankan kepadaku tanggung jawab atas seluruh bangsa ini? 12 Akukah yang mengandung seluruh bangsa ini atau akukah yang melahirkannya, sehingga Engkau berkata kepadaku: Pangkulah dia seperti pak pengasuh memangku anak yang menyusu, berjalan ke tanah yang Kaujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangnya? 13 Dari manakah aku mengambil daging untuk diberikan kepada seluruh bangsa ini? Sebab mereka menangis kepadaku dengan berkata: Berilah kami daging untuk dimakan. 14 Aku seorang diri tidak dapat memikul tanggung jawab atas seluruh bangsa ini, sebab terlalu berat bagiku. 15 Jika Engkau berlaku demikian kepadaku, sebaiknya Engkau membunuh aku saja, jika aku mendapat kasih karunia di mata-Mu, supaya aku tidak harus melihat celakaku."
Bagaimana pun, Allah tidak membuat dia mampu untuk mengangkat beban ini. Allah juga membuat dia menghasilkan air roh yakni Kristus dari batu untuk menyelamatkan umat Israel. Atas alasan ini dia tidak dapat memauki Kanaan; bukan sebagai satu hukuman tetapi sebagai satu teladan. Yang pertama, supaya mereka menggunakan tulangnya sebagai idola dan, yang kedua untuk menunjukkan bahawa kita tidak dapat memasuki Israel fizikal tetapi akan menjadi roh dari Kebangkitan yang Pertama. Keputusasaan Musa kerapkali berlaku kerana dia tidak melihat jauh ke hadapannya.
Demikian juga Elijah, apabila dia melarikan diri dari jezebel ke padang belantara, duduk di bawah pohon jintan dan mengharapkan dia mati.
1Raja 19:4 Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku."
Elijah didengar oleh Tuhan dan dia telah dikuatkan. Dia juga diberikan bantuan. Dia telah diberi makan oleh burung gagak sebagai satu teladan. Dia telah diberi makan oleh Malaikat dan dia telah diberikan visi terhadap kuasa Allah dan visi bagaimana cara Allah bekerja.
1Raja 19:7-12 Tetapi malaikat TUHAN datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia serta berkata: "Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu." 8 Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb. 9 Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" 10 Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku." 11 Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu. 12 Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.
Allah tidak berada di dalam rubut yang kuat atau di dalam gempa bumi, dan bukan di dalam api. Dia berada di dalam suara yang sepoi-sepoi. Suara itu telah bekerja dengan Israel dan terhadap bangsa-bangsa sepanjang milenia. Elijah fikir hanya dia satu-satuya yang tertinggal. Namun masih terdapat 7,000 lagi orang kepunyaan Allah. Dia diberitahu untuk mengurapi Elisha. Elisha meminta dua porsi roh untuk dicurahkan ke dalam masalah yang dia miliki bersama dengan egonya. Bagaimana pun, Elijah adalah saksi kepada dunia dan merupakan satu contoh kepada kuasa Allah yang telah menopang dia.
Satu lagi contoh adalah Yunus. Dia cuba untuk melarikan diri dari tugasannya, seperti yang pernah kita lakukan. Allah menangani dia dengan membunuh dia dan membangkitkan dia sebagai satu contoh kepada Mesiah yang akan datang. Allah mengetahui apa yang akan dia lakukan dan menyediakan penyelewengannya. Namun Yunus, walaupun melihat mukzijat ini, berfikir bahawa dia lebih tahu daripada Allah dan melihat orang-orang Ninewi musnah supaya dia tidak silap. Selepas dia berkhotbah kepada orang-orang Ninewi, dia menjadi putus asa kerana mereka tidak dimusnahkan.
Yunus 4:3, 8 3 Jadi sekarang, ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup." 8 Segera sesudah matahari terbit, maka atas penentuan Allah bertiuplah angin timur yang panas terik, sehingga sinar matahari menyakiti kepala Yunus, lalu rebahlah ia lesu dan berharap supaya mati, katanya: "Lebih baiklah aku mati dari pada hidup."
Semua pencubaan ini melayani pekerjaan Allah. Beberapa daripadanya senang untuk dilihat; yang lain pula tidak boleh dilihat atau dikenal pasti. Kita juga akan dibunuh dan akan dibangkitkan di dalam pelayanan Allah. Pastikan kamu lakukan tugas kamu dan berada di dalam kebangkitan yang betul.
Dengan tidak melihat kepada kehebatan atau akibat pencubaan kita, kita harus terus menuruti Allah. Konsepnya ialah bahawa kita tidak akan diberikan beban (atau pencubaan 1Kor 10:13) yang kita tidak mampu tanggung.
Ayub 2:10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.
Allah mengetahui kelemahan, kebimbangan dan kekecewaan kita dan Dia akan membantu kita.
Mazmur 103:13-14 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. 14 Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.
Mazmur 34:18 TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
Kasih dan belaskasihan Allah melebihi semua kuasa yang lain dan kita tidak perlu ragu akannya.
Roma 8:31-39 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? 32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? 33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? 34 Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? 35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? 36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan." 37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. 38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, 39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Sekiranya Allah ada di sisi kita, siapakah yang dapat mengalahkan kita? Ini tidak bererti kita hanya akan berdiam. Roti dan air kita adalah pasti (Yes 33:16). Itulah sahaja yang pasti. Sama ada kita hidup atau mati, itu adalah menurut kepada kehendak Allah.
Perasaan tidak dihargai atau tidak memadai dengan mudah boleh menimpa seseorang. Putus asa boleh datang dari ekspektasi yang tidak diduga yang tidak berkenaan dengan realiti atau rencana Allah.
Amsal 13:13 Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.
Matlamat kamu harus realistik dan menurut kepada hidup cara Allah. Allah memberi kita satu siri perintah sosial, moral dan etika.
Zakariah 7:9-10 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Laksanakanlah hukum yang benar dan tunjukkanlah kesetiaan dan kasih sayang kepada masing-masing! 10 Janganlah menindas janda dan anak yatim, orang asing dan orang miskin, dan janganlah merancang kejahatan dalam hatimu terhadap masing-masing."
Kita hidup di dalam masa yang menekankan dan orang yang menurut Kitab menggambarkan satu gambaran yang tidak menyenangkan pada masa ini.
Roma 1:29-31 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. 30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, 31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.
2Timotius 3:2-3 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
Daud harus menangani orang yang tidak berperasaan.
Mazmur 69:20 Cela itu telah mematahkan hatiku, dan aku putus asa; aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia, menantikan penghibur-penghibur, tetapi tidak kudapati.
Perkara-perkara ini tidak harus ada di dalam diri kita. Kita harus perihatin dan ianya jelas bahawa kita harus mengambil berat. Kita harus tidak bersikap mementingkan diri sendiri pada setiap masa.
Roma 12:3-5 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. 4 Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, 5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.
Kita semua senang dihargai dan senang kerja kita diperhatikan. Penghargaan dan dorongan senang diberikan dan ianya tidak mempunyai harga. Berapa kerap kita ingat untuk menggunakan alat-alat ini? Ianya mudah untuk mematahakan semangat orang lain dan melemahkan semangat. Dunia ini dipenuhi dengan orang yang negatif yang cepat sekali untuk menjatuhkan orang lain. Perkara-perkara yang kecil selalunya adalah yang paling dihargai. Mengutus kad atau coretan pendek, memberikan jambangan bunga atau hadiah, membuat panggilan telepon, memberikan sebuah senyuman, melafazkan perkataan yang baik atau memberikan satu pelukan semuanya mendemonstrasikan dorongan. Malah kadang-kadang hanya dengan hadir sahaja sudah memadai.
Pembelajaran perkataan Allah boleh mendorong kerana Allah bercakap dengan kita melaluinya.
Roma 15:4-5 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,
Paulus tahu tentang kepentingan dorongan.
1Tesalonika 2:11-12 Kamu tahu, betapa kami, seperti bapa terhadap anak-anaknya, telah menasihati kamu dan menguatkan hatimu seorang demi seorang, 12 dan meminta dengan sangat, supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya.
Maka kita harus lakukan seperti yang dikatakan oleh Paulus.
1Tesalonika 5:11 Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.
Allah mahu keluarganya menjadi pendorong dan mengangkat terhadap satu dengan yang lain.
Barnabas (disebut anak pendorong (Kisah 4:36) telah diutus oleh Jemaat di Yerusalem ke Antioch dan mendorong mereka semua untuk tetap kekal benar kepada Tuhan (Kisah 11:23-24).
Kisah 11:23-24 Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, 24 karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.
Perhatikan: Barnabas adalah orang yang baik kerana dia dipenuhi dengan Roh Kudus dan iman.
Untuk mendorong stu dengan yang lain, kita perlu mendorong diri kita sendiri. Kita perlu bersedia untuk menerima nasihat. Kerapkali orang fikir pendorongan di dalam bentuk keprihatinan dari orang lain adalah hak mereka. Elakkan berfikir bahawa dorongan yang berterusan harus tidak kritikal. Ini adalah kesalahan yang merbahaya.
Dorongan adalah mungkin satu bentuk nasihat. Allah memberikan Daud nasihat dan Dia akan melakukan perkara yang sama terhadap kita.
1Samuel 30:6 Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.
Ini adalah di dalam proses kuasa Roh Kudus.
2Korintus 4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
Ibrani 10:24-25 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. 25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Kita mencapai semua perkara melalui Dia yang menguatkan kita, yakni melalui Roh Kudus Allah.
Sebagai orang Kristian kita harus prihatin kepada masalah orang lain dan mengatahui bagaimana untuk mencapai mereka dan menolong dalam cara yang positif. Kerna ada masanya apabila kita tidak mengetahui janji-janji Allah dan memahami huku-hukumNya. Tetapi Allah menyelamatkan kita dan membawa kita dari kegelapan kepada terangNya.
Efesus 2:12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
Amsal 3:27 Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.
1Korintus 13 menyenaraikan kasih sebagai kurnia Allah yang terbesar kepada kita. Allah dengan percuma memberikan kasihNya dan mengharapkan kita untuk mengasihi orang lain dengan cara yang sama. Yohanes 13:35 membuat ia perkara ini lebih jelas lagi.
Yohanes 13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
Beberapa orang yang terluka mungkin tidak bersedia untuk bercakap tentang masalah mereka. Tetapi kita harus menerima situasi tersebut dan tidak menghakimi mereka dalam keadaan yang mereka alami. Kita perlu mampu untuk mengongsikan masa-masa yang baik dan buruk. Doktrin tentang “kesakitan bersamaan dengan dosa” bukan satu ajaran dari Allah. Ia adalah doktrin iblis. Orang sengsara dari penyakitnya kerana kebodohannya. Bagaimana pun, kerapkali mereka sengsara dari dosa-dosa planet ini. Sekiranya seseorang itu sakit, ianya bukan kerana Allah sedang menghakimi dia. Ajaran yang membenarkan diri sendiri ini adalah aspek yang paling mengecewakan yang berada di kalangan umat-umat Allah. Kita harus menawarkan pertolongan tanpa menghakimi menurut dosa.
Roma 12:15 Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!
Galatia 6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
Efesus 4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
Daud meratap bersama dengan musuhnya apabila mereka sakit, malah berpuasa bagi mereka.
Mazmur 35:13-14 Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku, 14 seolah-olah temanku atau saudarakulah yang sakit, demikianlah aku berlaku; seperti orang yang berkeluh kesah karena kematian ibu, demikianlah aku tunduk dengan pakaian kabung.
Tidak ada orang yang harus menghadapi kesukaran seorang diri.
Ayub 6:14 Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa.
Allah menangani kita dengan mesra, mendorong dan dengan cara yang berbelas kasihan walaupun kita mempunyai kelemahan. Jadi kemampuan kita untuk menyokong orang lain harus positif dan bersifat mengangkat. Kita boleh membantu dengan pendekatan kita.
Roma 15:1-2 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya.
Filipi 2:1-5 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
Kita mungkin hairan di mana Allah apabila kita berada di dalam kesukaran dan lupa tentang dorongan yang dia berikan kepada saudara-saudari. Kita harus boleh melihat kasih Allah yang diam di dalam diri orang Kristian yang lain.
1Yohanes 4:16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
Galatia 6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.
Paulus telah dihiburkan oleh kedatangan Titus dengan berita baik.
2Korintus 7:6 Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang putus asa, telah menghiburkan kita oleh kedatangan Titus.
Orang Kristian adalah kaedah digunakan Allah untuk menghiburkan orang lain.
Yohanes 17:22-23 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: 23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Allah menangani setiap kita di dalam kasih. Dorongan adalah satu alat kasih. Kasih ini adalah kasih yang sama dia telah berikan kepada Kristus. Mungkin ia sukar bagi kita untuk memahami bahawa Allah mempunyai kasih yang sama kepada kita seperti kasihnya kepada Yesus Kristus.
Yohanes 17:26 dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka."
1Yohanes 4:7, 8, 12 7 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. 8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih… 12 Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
Mengasihi satu dengan yang lain bukan sesuatu perkara yang mengikut hati kita. Kita telah diperintahkan untuk mengasihi satu dengan yang lain.
Yohanes 13:34-35 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
Kasih ini memberi, mengongsikan, menyokong dan menyerahkan nyawanya. Sementara kita matang di dalam kasih Allah, kita dibutuhkan untuk membantu orang lain.
1Yohanes 3:16-18 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. 17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? 18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Kasih Allah dilihat di dalam kehendak untuk bersama dengan mereka yang menuruti perintahNya. Ibu dan saudara-saudari kita adalah orng yang melakukan amanat Bapa di Sorga.
Sebahagian daripada kasih adalah belas kasihan. Belas kasihan adalah simpati kepada masalah seseorang dan mahu meringankan kesakitan. Kita perlu memperlihatkan keprihatinan dengan cara melibatkan diri. Bagi belas kasihan kita perlu empati dan kita cuba untuk membantu mengangkat beban orang yang ditimpa.
Kristus mempunyai belas kasihan yang besar bagi semua umat manusia. Contoh-contoh belas kasihan Kristus adalah:
Matius 9:36 Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Matius 14:14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
Matius 15:32 Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
Lukas 7:13 Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
Dalam contoh-contoh ini, dia memberikan pertolongan melalui mukzijat di dalam Roh Kudus dengan menyembuhkan orang-orang yang sakit, memberi makan kepada orang yang lapar dan menghiburkan orang yang tertekan.
Cerita tentang orang Samaria yang baik (Lukas 10:25-37) menekankan keperluan untuk memberikan bantuan kepada semua orang, nukan sahaja saudara seiman kita. Orang Samaria ini telah menunjukkan satu perasaan belas kasihan, walaupun melalui tindakan dan bukan perkataan. Ini telah mengambil masa orang Samaria tersebut, dan juga wang serta keadaan yang tidak sesuai untuk membantu musuhnya ini. Kristus memberitahu orang-orang yang mendengar ‘Pergi dan perbuatkanlah demikian’. Kita harus mempunyai belas kasihan bagi mereka yang sengsara, tidak kira apa penyebabnya.
Berapa kerap kita harus mendorong orang lain? Ia seharusnya setiap hari dan berterusan.
Ibrani 3:13 Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.
Dorongan seharusnya berterusan dan ianya mempunyai efek yang menyembuhkan. Kita boleh ajukan orang kepada Allah, yakni Allah pengharapan, dengan cara pendekatan yang betul ianya memerlukan dorongan untuk percaya kepada diri kita sendiri dan percaya kepada Allah dan mencapai orang lain untuk membantu. Ianya sukar untuk sentiasa kuat dengan kemahuan kita sendiri. Apabila kita menuruti Allah, Dia memberikan kepada kita Roh KudusNya supaya kita dikuatkan setiap hari sekiranya kita berdoa dan belajar Alkitab. Pada masa ini banyak kebaikan akan dilakukan dengan hanya memperlihatkan sifat yang bersimpati. Kadangkala doa adalah satu-satunya tindakan yang boleh kita ambil, tetapi sekiranya kita boleh melakukan lebih daripada itu, kita harus lakukan.
Bergantung kepada Allah ketika Putus Asa
Perasaan putus asa boleh dialami melalui kegagalan untuk mencapai atau apabila kita harus membuat perubahan di dalam kehidupan kita yang mana tidak biasa di dalam kehidupan kita. Kita juga boleh berputus asa apabila kita tidak mempunyai tempat perlindungan – tempat yang selamat. Dalam perkataan lain kita perlu seseorang yang memahmi dan mendengar kita. Orang yang putus asa tidak memerlukan kritisisme. Ianya mudah untuk menjatuhkans semangat orang lain dengan perkataan yang kita ucapkan. Perkataan kita boleh memuji Allah dan menguatkan orang lain atau ia juga boleh memusnahkan dan mengecewakan orang lain. Kita harus membuat pilihan yang betul.
Amsal 12:25 Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.
Dalam Mazmur 31, Daud memanggil Allah bagi membebaskan dia pada masa dia memerlukan dan apabila kawan-kawannya meninggalkan dia. Sebagai orang yang bermasalah, Daud mendapat perlindungan di dalam Tuhan. Dengan Allah dia merasa dilindungi, selamat dan dikuatkan.
Mazmur 31:2 sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!
Baca seluruh Mazmur 31.
Walaupun kita tidak diberi keprihatian serta doronan dari orang lain, kita tahu Allah melihat segala perkara dan Dia telah berjanji untuk mengaruniakan kita sekiranya kita bertekun di dalam kehidupan Kristian.
Beberapa contoh daripada dorongan serta tujuan Allah bagi kita boleh menolong.
Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Mazmur 16:11 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Galatia 6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
Ibrani 6:10 Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.
Mazmur 37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
1Timotius 6:6-8 Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. 7 Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. 8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
Ibrani 13:15-16 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. 16 Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
2Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
Sekiranya kitakeluarkan fikiran kita dari bentuk fizikal dan fokus kepada bentuk spiritual, kita boleh yakin bahawa kita tidak bersendirian di dalam pergelutan hidup. Allah memberikan apa yang kita perlukan untuk mengalahkan, tetapi kita harus melakukan bahagian kita. Ianya terpulang kepada kita untuk menggunakan kehidupan kita untuk kemualiaan Allah.
1Yohanes 2:15-17 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Rahsia kepada kesenangan bukan bersama dengan benda-benda di dunia ini. Kita semua bergantung kepada Allah.
Filipi 4:11-12 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. 12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
Kekecewaan di dalam kehidupan fizikal ini harus tidak lagi membuat kita putus asa apabila kita mempunyai fokus yang baik. Kita telah mempelajari, seperti Paulus, bahawa melalui perhubungan kita dengan Kristus kita boleh menghadapi dugaan, kerana kita tidak lagi menilai perkara-perkara ini.
Ibrani 13:5-6 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." 6 Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"
Sekiranya Allah melihat kita akan tetap setia di dalam kelemahan kita, Dia mengetahui kita selalu setia.
2Korintus 1:8-10 Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. 9 Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati. 10 Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi,
Pembetulan Allah adalah dalam bentuk kebaikan kasih dan belas kasihan. Ianya demikian supaya kita tidak akan putus asa.
Yeremia 10:24 Hajarlah aku, ya TUHAN, tetapi dengan selayaknya, jangan dengan murka-Mu, supaya aku jangan Kaubinasakan!
Kita boleh membawa orang yang dibawah kita dan anak-anak kita kepada keputusasaan melalui kekecewaan. Tetapi Tuhan masih tertib dan demikian kita juga harus melakukan demikian tetapi di dalam kebaikan kasih.
Ibrani 12:5-6 Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; 6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
Allah tidak mahu kita gagal. Bukan tujuannya untuk membuat kita tersandung di dalam kegagalan.
Ibrani 12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
Kurnia Kristus, selepas sengsara dan mati, adalah duduk di sebelah kanan takhta Allah.
Allah berjanji kita boleh yakin melepasi setiap pencubaan. Matlamatnya adalah untuk menjadi seorang yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah.
1Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Kadangkala ianya sukar untuk memahami mengapa Allah membenarkan kita sengsara. Kita juga tidak boleh melihat jalan keluar pada masa itu. Beberapa orang berputus asa apabila tekanan menjadi sangat berat dan mereka tidak percaya Allah melihat mereka sewaktu melalui pencubaan ini. Kerapkal mereka tidak melihat matlamat Allah.
Yesaya 55:8-9 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Tetapi Allah kita adalah Allah yang menghibur, sekiranya kita melakukan bahagian kita, Dia juga akan melakukan bahagianNya.
2Korintus 1:3-4 Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, 4 yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.
Kunci untuk melarikan diri dari pencubaan adalah bergantung kepada Allah. Dia mungkin boleh mengubah keadaan atau tidak, tetapi RohNya akan menolong kita untuk bertahan.
Galatia 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
Pencubaan tidak berkekalan untuk selamanya, mereka datang pada masa-masa tertentu. Yang penting adalah untuk belajar dari pencubaan ini.
1Petrus 1:6-7 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. 7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu--yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api--sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
Ayub memahami perkara ini:
Ayub 23:10 10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.
Allah secara peribadi terlibat di dalam hidup kita. Setiap kita adalah penting kepada Allah. Kita semua adalah unik dan individu yang berlainan. Daud menyedari keadaan ini.
Mazmur 139:13-16 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. 14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. 15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; 16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
Daud telah dikuatkan oleh kuasa besar Allah.
Mazmur 29:10-11 TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya. 11 TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, TUHAN kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera!
Paulus juga tahu kuasa Allah dan mendorong kita untuk memahami.
Efesus 1:18-19 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, 19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,
Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
Melalui kesukaran dan kesengsaraan kita belajar untuk bergantung kepada Allah dan percaya kepadaNya. Kadangkala kita hanya mencari Allah ketika hidup kita berada di tahap paling rendah. Tetapi kita harus mencari Dia pada masa yang buruk da baik. Apa sahaja ujian boleh menjadi batu sandungan sekiranya kita biarkan. Iblis sesungguhnya mahukan kita gagal. Kita perlu memenuhi fikiran kita dengan Roh Allah supaya kita tidak menjadi mangsa pencubaan Iblis untuk memepengaruhi fikiran kita. Apabila kita tidak mengendahkan pengawal kita, kita dengan senang menjadi mangsa. Allah selalu ada untuk menolong kita sepanjang masa, jadi daripada berfikir kita akan gagal, kita harus berfikiran optimistik dan mengharapkan yang terbaik.
Kata-kata penghargaan, dorongan dan pujian adalah penting untuk perasaan bagi manfaat diri. Kita. Perkataan kasih yang positif boleh mengundang kesihatan yang baik dan penyembuhan emosi.
Amsal 12:18 Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.
Amsal 16:24 Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.
Kejayaan kita datang dari iman kita di dalam Allah dan pertolongan kita terhadap satu dengan yang lain di bawah pimpinan Yesus Kristus melalui Roh Kudus.
q